Awas masker medis palsu diperjualbelikan, ini cara cek keasliannya

April 6, 2021 by No Comments


OFFICEHALTH – Jakarta. Waspada terhadap peredaran masker medis palsu. Simak cara cek masker medis asli agar tidak tertipu produk palsu. Masker medis palsu bisa membahayakan penggunannya, karena bisa saja tidak steril terhadap bakteri dan virus.

Belakangan ini, tersiar kabar masker medis palsu marak beredar di tengah masyarakat. Hal ini tentu mengkhawatirkan, karena masker adalah salah satu cara paling ampuh mencegah penularan virus corona penyebab Covid-19.

Salah satu cara paling mudah mengetahui masker medis palsu adalah dengan mengecek izin edar di Kemenkes. Begini cara ceknya:

Cek izin edar masker medis

Plt Dirjen kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes Arianti Anaya menyampaikan cara membedakan masker medis asli dan palsu. Salah satu cara yang paling mudah mengetahui masker medis palsu adalah dengan mengecek izin edar dari Kemenkes. “Kalau sudah mendapatkan izin edar dari Kemenkes artinya masker ini dikategorikan sebagai masker bedah atau masker N95 atau KN95 yang dikategorikan sebagai alat kesehatan,” kata Arianti, seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Dia mengatakan, sampai saat ini, sudah ada 966 industri masker medis yang sudah memiliki nomor izin edar dari Kemenkes.

Baca juga: Jangan lakukan hal ini setelah disuntik vaksin Covid-19

Cara cek izin edar masker medis

Untuk mengetahui masker medis palsu, masyarakat bisa mengecek nomor izin edar masker. Masyarakat dapat mengakses laman infoalkes.kemkes.go.id.

Berikut langkah mengecek masker medis yang memiliki izin edar Kemenkes:

  • Kunjungi laman laman infoalkes.kemkes.go.id
  • Klik ikon pencarian di sebelah kanan
  • Pilih kategori pencarian (nomor izin edar, nama produk, pendaftar, tipe dan produsen)
  • Masukkan kata kunci (misal, nama dari produk masker). klik cari.

Jika masker medis telah terdaftar dan memiliki izin edar dari Kemenkes, maka produk tersebut akan masuk dalam daftar. Nanti akan muncul informasi detail dari produk yang berizin edar tersebut, seperti nama perusahaan, alamat, nama produk, jenis produk, nomor izin edar, tanggal terbit, tanggal expired, sampai jenis izin.



Source link

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *